Sunday, February 21, 2021

Pemikiran Yahudi Bapak Bangsa

 



Pada tanggal 7 Agustus 1945, Jepang membubarkan BPUPKI. Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningra dianggap selesai dalam tugasnya memimpin BPUPKI. Kemudian membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau dalam bahasa Jepang: Dokuritsu Junbi Inkai, dengan anggota berjumlah 21 orang, sebagai upaya untuk mencerminkan perwakilan dari berbagai etnis di wilayah Hindia-Belanda  terdiri dari: 12 orang asal Jawa, 3 orang asal Sumatra, 2 orang asal Sulawesi, 1 orang asal Kalimantan, 1 orang asal Sunda Kecil (Nusa Tenggara), 1 orang asal Maluku, 1 orang asal etnis Tionghoa


Pada 9 Agustus 1945 Sukarno, Mohamad Hatta, Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat, dengan pesawat milik Jepang, mereka terbang ke Vietnam. Misi ke Vietnam ini berbahaya. Maklum pada hari keberangkatan mereka itu, Nagasaki dibom atom oleh Amerika Serikat. Namun sebagai anggota Chuo Sangi-in ( Dewan Pertimbangan Pusat) bentukan Jepang, mereka harus bertemu dengan Marsekal Teraichi untuk menyampaikan bahwa Indonesia sudah siap merdeka. Rumusan Falsafah Negara dan UUD sudah selesai untuk berdirinya negara republik Indonesia.


Setelah bertemu dengan Marsekal Teraichi sebagai panglima tinggi Jepang di Asia Tenggara, mereka kembali ke Indonesia menggunakan pesawat pembom yang tempat duduknya terbatas. Setelah dua kali singgah, pesawat yang mereka tumpangi akhirnya tiba di Jakarta dengan selamat pada 14 Agustus 1945. Meski Radjiman sebagai pimpinan BPUPKI dianggap telah selesai, namun dokter sepuh itu harus melibatkan diri dalam Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).


Dari sejarah itu diatas, kita tahu bahwa arsitek negara kesatuan republik Indonesia adalah Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat. Sementara anggota BPUPKI dan PPKI adalah pedukungnya. Maklum Radjiman adalah anggota Dewan Pertimbangan Pusat yang dipercaya Jepang. Siapa Radjiman Wedyodiningrat?  Dia merupakan tokoh Boedi Oetomo. Pengaruh Radjiman sangat besar dikalangan aktivisi aktivis pergerakan nasional seangkatan Sukarno-Hatta.   Untuk memahami ini kita harus tahu latar belakang pemikiran ketika itu. Munculnya kelompok pergerakan di masa kolonial  berasal dari dua pemikiran, yaitu Islam dan Humanis.  Dua hal yang sebetulnya berangkat dari tempat yang sama dan tujuan yang sama. Karena tidak ada agama yang menolak humanisme. Humanisme jelas tidak mungkin menolak agama. 


Kaum humanis adalah person yang taat beragama. Hanya terjadi perbedaan pada aksiologi atau hakikat nilai-nilai. Humanis cenderung kepada esensi akal saja. Sementara agama esensinya adalah Tauhid atau Tuhan. Contoh sederhana.  Kaum humanis punya standar etika yang sama bagi siapa saja dan dimana saja. Namun standar moral berbeda. Sesuai tempat dan budaya. Sementara Agama, standarnya adalah akhlak atas dasar keimanan kepada Tuhan. Orang berbuat baik bukan hanya kepada mereka yang baik tetapi juga kepada yang jahat. Walau keduanya berbeda. Namun tak bisa dipungkiri bahwa bangkitnya pemikiran islam dalam politik terpengaruh dari kelompok humanis. 


Mengapa? kelebihan humanis adalah penghormatan terhadap sains untuk mengenal lebih jauh tentang nilai nilai manusia yang berhubungan dengan jiwa dan raga. Bagi umat islam, keberadaan kaum humanis itu menjadi sumber inspirasi untuk memperkuat keimanan. Itu sebabnya banyak tokoh Islam kala itu yang bergabung dengan komunisme. Nah kaum humanis ini pemikiranya berkembang dan mampu mempengaruhi gerakan kaum terpelajar berkat adanya pemikiran Freemason. Itu bukan hanya di Indonesia, Perubahan politik Restorasi Meiji terjadi pada tahun 1866 di Jepang dan jatuhnya dinasti Qin di China,  berkat pemikiran Freemason. Revolusi Bolshevik di Rusia adalah kosepsi Freemason. Revolusi kebudayaan China adalah kemenangan cara berpikir Freemason.  Karena itu China bisa masuk reformasi ekonomi dengan sistem terbuka sesuai pemikiran ekonom Yahudi, Milton Friedman. 


Apa itu Freemason? adalah sebuah perkumpulan yang terdiri dari para pria yang memiliki visi dan misi sama, yakni menjunjung tinggi prinsip humanisme universal. Setiap insan Mason Bebas mengemban tugas, di mana pun dia berada dan bekerja, untuk memajukan segala sesuatu yang mempersatukan dan menghapus pemisah antarmanusia. Prinsip Freemasonry adalah Liberty, Equality, and Fraternity. (Lihat, A New Encyclopedia of Freemasonry, (New York: Wing Books, 1996). Caranya? mereka memilih jalan sekuler atau pemisahan politik dari agama. Freemason ini dimotori oleh kaum Yahudi. Freemasonry modern biasanya dianggap dimulai pada 1717, saat peletakan batu pertama Grand Lodge di Inggris. Tapi, dalam banyak hal, Freemasonry dekat dengan Skotlandia. 


Sejak awal berdiri, Freemasonry telah merambah ke berbagai dunia. Di AS, misalnya, sejak didirikan pada 1733, Freemason segera menyebar luas ke negara itu, sehingga orang-orang seperti George Washington, Thomas Jefferson, John Hancock, Benjamin Franklin menjadi anggotanya. Pertama kali jaringan Freemason masuk  di Batavia pada tahun 1762. Untuk memahami keberadaan jaringan Freemason di Indonesia, Anda bisa baca buku “Kenang-kenangan Freemason di Hindia Belanda 1767-1917. Munculnya gerakan kebangkitan nasional atau Boedi Oetomo itu karena pemikiran Freemason. Silahkan baca buku “ The Freemason in Boedi Oetomo”  yang ditulis oleh CG van Wering. Siapa saja mereka yang menjadi anggota gerakan silahkan baca buku “Jaringan Yahudi International di Nusantara” karya Artawijaya.


Radjiman Wedyodiningrat merupakan tokoh Boedi Oetomo.  Pengaruh Radjiman sangat besar dikalangan aktivisi aktivis pergerakan nasional seangkatan Sukarno-Hatta. Ia dianggap sesepuh. Belakangan Radjiman resmi masuk sebagai anggota Freemason pada tahun 1913. Ia menulis sebuah artikel berjudul Een Bro derketen der Volken (Persaudaraan Rakyat). Lahirnya Pancasila sesuai mukadimah UUD 45 yang tidak sesuai dengan Piagam Jakarta, itu adalah bukti bahwa sidang BPUPKI dikuasai oleh Freemason, yang tak ingin istilah syariat islam pada sila pertama.


Misi Freemason mengubah negara islam menjadi sekular, itu juga dilakukan secara gigih di Turki era Khilafah usmani. Dalam suratnya kepada seorang petinggi Turki Usmani, Mustafa Rasid Pasya, August Comte menulis, Sekali Usmaniyah mengganti keimanan mereka terhadap Tuhan dengan humanisme, maka tujuan di atas akan cepat dapat tercapai. Comte yang dikenal sebagai penggagas aliran positivisme juga mendesak agar Islam diganti dengan positivisme. Kalahnya Turki dalam perang dunia pertama, dimanfaatkan oleh kaum muda yang dibina oleh Freemason untuk menumbangkan khalifah dan Turki berubah menjadi sekular. Mustafa Kemal Attatürk yang tampil memimpin Turki adalah anggota Freemason. Di Indonesia kalau ingin tahu siap saja anggota Freemason, dapat baca buku “Fakta dan Data Yahudi di Indonesia Era Repormasi” 


Puncak kemenangan pemikiran Freemason adalah lahirnya IT yang memungkinkan terbentuknya sosial media. Masyarakat dunia sudah terhubung satu sama lain dalam semangat equality. Pemikiran dalam prinsip kebebasan, telah membuat batasan politik , bangsa, etnis , budaya, agama,  jebol sudah. Pasar uang yang bebas lintas benua diperdagangkan, adalah penghormatan yang diperjuangkan oleh para mason yang ingin dunai dipersatukan tampa ada perbedaan dengan semangat universal, Liberty, Equality, and Fraternity.


Kesimpulan : Pancasila itu adalah pemikiran yang berbasis kepada filsafat yang tidak bertentangan dengan agama namun diaplikasikan dengan prinsip aksiologi. Bertumpu kepada akal. Makanya disebut paham sekular sebagaimana yang diperjuangkan oleh Freemason dari sebuah gerakan kaum Yahudi ( "The Regius Manuscript". Publikasi oleh masonicsites.org.).

No comments:

Kita mendukung orang baik.

  Saya punya visi membangun kawasan industri ASEAN  di China. Visi itu saya sampaikan kepada Direktur business development Holding. Ada tiga...