Tuesday, September 19, 2023

Mereka terlalu besar

 



Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberi pernyataan keras perihal pengucilan nikel dari Indonesia di Amerika Serikat (AS) perihal aturan Inflation Reduction Act atau IRA. Aturan ini sendiri akan memuat pemberian insentif dan subsidi terkait dengan energi hijau.  AS tidak memasukan nikel ore dalam IRA tetapi smelter yang menggunakan batubara masuk IRA. 


“ Amerika (AS) ini sekarang negosiasi IRA dengan kita karena mereka kekurangan dan saya bilang dengan mereka kalian gak bisa anggap kami enteng kalau kalian gak mau fine," kata Luhut dalam acara Seminar Nasional IKAXA 2023, dikutip Senin (18/9/2023). Saya tersenyum saja baca berita itu. Mengapa ? 


Di AS kalau sudah jadi UU tidak ada satupun kekuatan yang bisa melanggarnya dan tidak bisa dinegosiasikan. Kalau sampai AS sekarang tetap  menjadi negara besar, itu karena hukum tegak. Nah yang tidak diketahui oleh LBP adalah UU IRA itu lahir berkat tekanan dari kampiun modal terbesar di dunia, yaitu BlackRock, Vanguard Group Inc. dan State Street Global Advisors Inc. Gabungan, mereka memegang hampir 20,2 persen saham di S&P 500. 


Kekuatan dari BlackRock, Vanguard Group Inc. dan State Street Global Advisors Inc. Menurut S&P Global Market Intelligence. Dalam rapat pemegang saham, suara mereka penting. Dan mereka juga punya lobi kuat di kongress dan gedung putih. Nah kalau RUU IRA sudah jadi UU, maka itu sudah final. Sekuat apa indonesia dibandingkan kampiun modal. Lah likuiditas kita masih tergantung pasar uang kok. Engga berutang bubar APBN. Belum lagi Aset mereka saja 10 kali dari PDB Indonesia. Think about it.


Saya ingat tahun 2021, salah satu teman di NY berkata “ jika BlackRock, State Street, dan Vanguard hari ini memutuskan bahwa mereka akan mulai memberikan suara “ya” terhadap proposal ESG”, seluruh lanskap akan berubah.” Dan itu dibuktikan dengan disahkannya UU IRA pada agustus 2022, Setiap investasi yang dianggap melanggar IRA akan kena ban masuk ke market SP. Jadi penguasa dunia itu adalah pemodal. Itu bukan rumor dan kebetulan kampiun modal itu didirikan oleh etnis  Yahudi. 


Tuesday, September 5, 2023

Tranformasi politik

 


Mengapa sampai PKB bergabung kepada Nasdem? Apakah karena ambisi Muhaimin yang ingin jadi Capres? Pertanyaan ini mengingatkan saya paska pemilu 2019. Saya bertemu dengan teman yang juga elite politik. “ Ada silent operation yang sedang berusaha mempersatukan islam konservatif dengan islam tradisional. Tentu perekatnya tetap saja kaum nasionalis.  “ Katanya. Saat itu saya tidak sempat mikir terlalu jauh. Karena saya anggap upaya itu terlalu utopia. Tapi kata kata itu menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk mengexplorer nya.


Saya tahu di Era reformasi, Edi Sudrajat yang representasi TNI tersingkir dalam Munas Golkar tahun 1999. Kemudian TNI melalui operasi intelijen mendukung berdirinya PKB, PAN, dan PKS. Tujuannya membuat keseimbangan terhadap Golkar. Arsitek nya adalah SBY, yang menginginkan ada keseimbangan terhadap pengaruh Golkar yang berubah jadi Partai. Namun setelah disahkannya UU pemilu 2003, oleh SBY golongan islam itu dia kapitalisasi sendiri untuk kepentingannya.  Diapun menang terhadap PDIP yang pernah unggul pada pemilu 1999.


Di era SBY, koalisi partai islam ( PPP, PKB, PKS, PAN ) dan partai  pragmatis  ( Golkar, PD dll ) berkuasa. Prinsip nasionalism diabaikan. Saat itulah TNI mendukung bangkitnya PDIP sebagai penyeimbang. Mengakiri kekuasaan SBY, PDIP jadi pemenang pemilu. Jokowi berkuasa. Nah diera Jokowi sebenarnya terjadi restruktur politik secara significan. itu bukan oleh Jokowi tapi oleh PDIP. Tujuannya mengembalikan kepada empat pilar politik, NKRI, Pancasila dan UUD 45, Bhineka tunggal Ika.


Era pertama Jokowi era mengeruhkan air dikolam untuk menangkap ikan dan kemudian pada periode kedua mulai menjernihkan kolam lewat restruktur dan merger politik sekterian  dan nasionalis lewat rekayasa kekuasaan. Mulailah gelombang merger terjadi secara perlahan namun kearah bandul yang  dinginkan. Prabowo  menampung golongan islam moderat seperti PAN, PKB dan Gelora, PBB. PDIP menampung PPP. 


Dan Nasdem menampung PKS. Namun peran PD sangat besar. Maklum SBY itu arsitek dari TNI yang pernah bertugas modernisasi partai islam paska reformasi. Ini dikawatirkan akan memberikan peluang bagi SBY untuk mengkapitaliasi golongan islam. Maka ditarik jugalah PKB untuk penyeimbang. Maklum PKB sejak lepas dari Gus Dur lebih patuh kepada Kiayai dan kiyai itu hubungannya dengan TNI sangat dekat. Jadi kesediaan Muhaimin menjadi wakil Anies sebenarnya adalah kehendak elite NU sendiri..untuk apa ? ya penyeimbang.


Setelah itu, mulai orkestra dimainkan.  Kubu koalisi Prabowo mulai mengarahkan wakilnya dari unsur luar jawa. Ini bisa saja mengarah kepada Eric atau Yusril.  Ini tak lepas dari rekayasa kekuasaan agar tidak ada lagi sekat karena suku dan agama. Ya politik pluralisme.   Nah bagaimana dengan PDIP? karena PDIP bagian dari king maker dan Jokowi sebagai fronter tentu last to minute akan menentukan cawapres Ganjar. Arahnya jelas, yaitu pollitik pluralisme. 


Walau kita telah merdeka sejak tahun 1945, namun sebenarnya kita baru merdeka dalam arti  sesungguhnya setelah adanya UU Pemilu tahun 2003. Tentu usia yang relatif masih sangat muda. Tapi proses itu begerak cepat dan menempatkan kita negara yang kini termasuk sangat flexible menghadapi resesi global dan tetap  cool ditengah konfllik Laut China Selatan antara China dan AS. 

Setelah pemilu 2024 siapapun yang tampil sebagai pemenang, saya yakin masalah transformasi  politik sudah dianggap selesai. Engga ada lagi cebong kampret. Tidak ada indentitas selain indonesia. Selanjutnya kita masuk ke transformasi ekonomi dari tradisional ke industrialisasi. Tahun 2045 kita bisa saja jadi negara hebat. Jadi boleh dong saya berharap cucu saya kelak bisa jadi presiden RI.

Monday, September 4, 2023

Peta baru China atas kawasan LCS

 




China  membuat peta wilayah baru teritorinya. Peta ini menunjukkan apa yang disebut sembilan garis putus-putus, mendemarkasi apa yang mereka anggap sebagai perbatasan lautnya, dan mengklaim hampir keseluruhan Laut Cina Selatan. Perulangan terkini dan terkini lainnya pada peta tahunan, mencakup garis 10 ke arah timur Taiwan.  

Di ujung timur laut China di perbatasan dengan Rusia, terlihat Pulau Bolshoy Ussuriysky, sebuah pulau di pertemuan sungai Amur dan Ussuri, sebagai wilayah China, meskipun negara-negara tersebut menandatangani perjanjian hampir 20 tahun yang lalu untuk membagi pulau tersebut.  Di sepanjang perbatasan selatan dengan India, terlihat Arunachal Pradesh dan Dataran Tinggi Doklam, yang telah lama berseteru antara China dan India, jelas berada di dalam perbatasan China, bersama dengan Aksai Chin di bagian barat yang dikuasai China tetapi masih diklaim oleh India.

Peta baru itu juga mencakup wilayah maritim dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Malaysia dekat Sabah dan Sarawak, Brunei, Filipina, Indonesia, dan Vietnam, yang membuat anggota Asean perlu untuk membahasnya. Tapi Indonesia sebagai Tuan rumah dan sekaligus ketua ASEAN. Tidak memasukan agenda soal LCS itu dalam pertemuan ASEAN kemarin. 


Bagaimana dengan posisi Indonesia ? Posisi Indonesia ini bukan posisi yang baru, tetapi posisi yang selalu disampaikan secara konsisten yaitu bahwa penarikan garis apapun, klaim apapun yang dilakukan harus sesuai dengan UNCLOS 1982. Dan China kebetulan bukan negara yang menerima UNCLOS. Dan dari 9 dash line yang di claim China tidak termasuk pulau natuna, yang merupakan kawasan territorial Indonesia. Itu hanya masalah ZEE. 


Menurut saya ini sebagai bagian dari politik dalam negeri China yang berusaha menarik simpatik dari kalangan Militer terhadap Partaik Komunis China yang berkuasa. Maklum issue yang seksi hubungan militer China dan PKC adalah soal wilayah territorial. Dan sekaligus cara China untuk memperingatkan AS jangan coba coba bermanuver  diwalayah yang di claim china sebagai teras rumahnya.

Saturday, September 2, 2023

Kudeta militer di Gabon.

 



Tahun 2012, saya pernah ke Gabon untuk melihat potensi tambang besi. Cadangan besar namun insfrastruktur sulit dan geopolitik sangat rentan. Karena negara ini tidak mengenal demokrasi dan tatakelola SDA yang baik. Hanya masalah waktu akan terjadi goncangan politik. Apalagi gaya presidennya terlalu kampungan “ Ini negara saya punya. “ Katanya. Dia tidak menyebut  “ kami”. Tapi saya, menunjuk ke dirinya sendiri. Saya membatalkan rencana bergabung dengan konsorsium China. Sebelumnya Tahun 2006 China ditunjuk oleh pemerintah Gabon mengeksplorasi tambang besi di Belinga di timur laut Makokou. Tahun 2013 Konsorsium China keluar dari Belinga. Tapi tahun 2016 China dapat KK tambang emas di sana.


Gabon terletak di pesisir Atlantik yang berada di Afrika Tengah. Adalah bangsa yang pernah menjadi bagian dari kolonial Perancis. Lokasi sama seperti di Indonesia yaitu di lintasan Khatulistiwa, yang diliputi 85% hutan hujan ekstensif. Gabon merdeka pada tanggal dan bulan yang sama dengan Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus. Tapi tahunnya 1960. Presiden pertama adalah Léon M'ba yang dipilih tahun 1961, dengan Omar Bongo Ondimba sebagai WaPres. 


Paska kemerdeakan, Geopolitik Gabon adalah geostrategis Perancis. Léon M’ba memimpin dengan diktator. Dia meninggal tahun 1967. Wapresnya Omar Bongo Ondimba menggantikannya sebagai presiden. Selanjutnya Omar Bongo Ondimba berkuasa lewat 8 kali pemilu dengan angka elektabilitas diatas 60% dan tingkat kepuasaan rakyat diatas 80%.   


Semua tahu bahwa saat Omar Bongo Ondimba berkuasa, sebenarnya yang berkuasa adalah pemodal tambang dan industri smelter. Para politisi yang tergabung dalam oligarki partai hidup hedonis dari sistem pemerintahan kleptokrasi. Tahun 2009 Omar Bongo Ondimba wafat digantikan oleh putranya, Ali Bongo. Selama 3 kali pemilu selalu unggul. Berkuasa 14 tahun. Gaya kepemimpinannya sama dengan ayahnya : bego dan rakus. 


Namun kemarin usai pemilu dimenangkannya dengan suara mayoritas, malah dikudeta oleh militer. Itu karena rakyat sudah muak dengan kepemimpinannya. Kemarahan rakyat yang terpendam lama, diselesaikan oleh militer. Semoga negara yang berpenduduk hampir tiga juta itu bisa menyelesaikan konflik politk secara damai. Yang jelas kekuasaan itu memabukan dan membuat penguasa tidak tahu diri dan rakyat semakin dungu. Makanya perlu kaum terpelajar yang tidak memihak untuk terus bersuara soal keadilan agar rezim tidak sampai mabok…

Saturday, August 19, 2023

Rakyat itu kerbau pedati..

 




Ira bertanya kepada saya. Mengapa Estate food gagal? Saya sebenarnya tidak suka dikatakan gagal. Karena kegagalan itu berarti ada upaya terencana dengan baik dan effort yang luar biasa. Tapi ini tidak ada rencana yang baik dan effort pun seadanya. Jadi itu bukan gagal. Itu memang kerja sia sia. “ Mungkin kena jebakan badman tuh Presiden kita” Kata ira. Nah ini mungkin ada benarnya. Mengapa? Dasar kebijakan estate food itu memang dalam situasi kepepet. Maklum data Global Food Security Index (GFSI), indeks ketahanan pangan tahun 2021 mengalami penurunan. Indonesia berada di peringkat ke-69 dari 113 negara. Maklum kita ditekan oleh FAO agar segera mengantisipasi ancaman krisis pangan. Sementara Presiden tahu kinerja pertanian terus turun.


Sebagai presiden yang bertanggung jawab atas masa depan pangan bangsa indonesia, tentu apapun usulan yang dianggap baik dia kerjakan. Apalagi ada usulan yang bersifat too good to be true. “ Lahan kita luas. Mengapa kita tidak bangun estate food. Ya seperti kapitalisme negara terhadap lahan pertanian. Yang tentu digerakan oleh dukungan swasta untuk pembukaan lahan baru dan pasokan bibit dan lain lain” Kira kira begitu kata mereka. Tapi sebenarnya saat usulan itu disampaikan. Ring-1 presiden sudah berhitung. Berapa cuan masuk atas nilai kayu dari penebangan hutan. Belum lagi berapa cuan masuk dari anggaran negara untuk  tebang pohon. Tentu pemasukan dari bibit dan lain lain. 


Data dari The Gecko Project yang didukung oleh Greenpeace, Rainforest Investigations Network of Pulitzer Center dan Internews' Earth Journalism Network.  banyak perusahaan swasta yang melakukan pelanggaran aturan pemerintah dalam program food estate di wilayah tersebut. Tak hanya itu, banjir kerap kali terjadi di Kalteng akibat dari dibukanya lahan hutan yang menyebabkan peningkatan deforestasi dan global warming. Program ini juga memaksa masyarakat Dayak mengubah kebiasaan mereka dalam menanam. 


Laporan TEMPO yang tergabung dalam Internews' Earth Journalism Network, Enam ratus hektare hutan Gunung Mas di Kalimantan Tengah dibabat habis untuk food estate, royek strategis Presiden hingga 2024. Padahal dulunya lahan tersebut merupakan hutan yang menjadi tumpuan penduduk sekitar. Kayu yang tersedia juga dimanfaatkan untuk pembangunan rumah. Penduduk juga sering mencari ramuan tradisional, menanam kundur, kacang panjang, sayur terong, dan pohon karet sambil berburu kancil maupun babi di hutan tersebut. Karena tanpa analisis lingkungan, dampaknya membuat enam desa terendam banjir. Melepaskan emisi karbon menjadi gas rumah kaca ke atmosfer yang menjadi penyebab krisis iklim. 


“ Mengapa lahan food estate itu menggunakan hutan produksi dan mengapa tanaman singkong yang dipilih. Aneh! Dan lagi semua tahu tanah di Kalimantan Tengah 70% nya adalah clay. Lahan yang baik untuk menanam umbi kayu mempunyai struktur yang gembur, remah, dan punya banyak bahan organik. Ketahuan banget dech. Itu proyek simbol kerakusan dan tidak berprikemanusiaan. “ Kata Ira. 


Dari pengalaman di Cina yang pernah gagal membangun pertanian negara berskala raksasa. Estate food ini tidak benar. Yang mungkin untuk  program ketahanan pangan itu adalah focus membuat petani menjadi produktif. Ini adalah titik kunci untuk pertumbuhan inklusif karena ada begitu banyak petani di Indonesia. Jika kita dapat menemukan cara untuk memastikan mereka produktif, hal itu dapat menjadi cara yang pasti untuk mengurangi ketidaksetaraan, meningkatkan pendapatan mereka, dan mengurangi kemiskinan," tegas Ira.


Yang harus dilakukan pemerintah adalah perluas program tekhnologi pertanian. Perluas pasar lewat perbaikan tata niaga pertanian. Belajarlah dari Tiongkok yang sukses mengatasi hambatan transportasi, membangun lebih banyak pusat penyimpanan, mengembangkan sektor pengolahan, reforma agraria, dan perkuat ekosistem financial pertanian. Ya pendekatan holistik. Yang meliputi: visi strategis dan kejelasan tujuan, tindakan pemerintah yang terkoordinasi, keterlibatan pemangku kepentingan dan restrukturisasi layanan pemerintah. Kita tidak akan dapat mencapai tujuan ini swasembada pangan termasuk agro industri tanpa peningkatan produksi di tingkat petani “ Kata ira.


Proses pembangunan tidak sepenuhnya melibatkan insitusi demokrasi. Tidak sepenuhnya berbasis riset. Yang ada adalah tindakan pragmatis dan kapitalis. Padahal kita salah satu negara yang berjalan diatas sistem demokrasi. Sistem demokrasi itu tercermin dari fostur  ekonomi kita. Perhatikan saja. Lebih 50% (data 2022 54,4 %) Produk domestik Bruto itu disumbang oleh sektor rumah tangga. Kemudian pembentukan modal bruto (PMTB) atau investasi ( swasta dan asing) terhadap PDB sebesar 30,81%. Sisanya belanja  dan investasi pemeritah berkisar 6% dan 8%. 


Dari data diatas kita bisa paham ya. Bahwa ekonomi kita kuat bukan karena mayoritas peran pemerintah. Dari total belanja negara Rp3.090,8 triliun, sebesar Rp. 2.034,6 Triliun atau 65% berasal dari pajak  dan cukai. Sisanya dari utang dan Pendapatan negara non pajak. Tapi pemerintah tidak menyadari itu. Mereka asik saja berkerja dengan pongah. Dampaknya, walau rakyat tidak banyak bersuara lewat jalanan dan media massa. Tapi mereka menghukum pemerintah lewat trust.  


Mari lihat data. Pada tahun 2015, total aset keuangan Indonesia mencapai Rp 8.053 triliun dan naik menjadi Rp 12.163 triliun pada 2020. Namun komposisinya tetap didominasi oleh perbankan dengan proporsi aset lebih dari 76%.Total aset perbankan RI 59,5% terhadap PDB. Sementara itu negara lain yaitu Singapura mencapai 572,1%; Malaysia 198,6%; Thailand 146,6% dan bahkan Indonesia kalah dengan Filipina yang aset perbankannya mencapai 99,2% PDB. Dari sisi nilai kapitalisasi pasar juga Indonesia tertinggal jauh jika dibandingkan dengan negara tetangga lain. Rasio market cap pasar modal Indonesia hanya 48,3% PDB. Padahal negara seperti Malaysia, Singapura dan Thailand rasionya di atas 100%. Bahkan rasio Filipina juga lebih tinggi atau hampir 2x rasio RI.


Apa artinya? kalau mau ukur tingkat trust pemerintah, jangan lihat data tingkat kepuasaan yang dikeluarkan lembaga survey. Jangan lihat rating surat utang negara. Hasil Survey setahun sebelum oder baru jatuh sangat tinggi kepuasan rakyat terhadap Soeharto. Terbukti tingginya partisipasi Pemilu. Rating surat utang venezuela AAA, setahun kemudian default. Tapi lihat data kepercayaan nasabah pada bank dan pasar modal. Itu data real. Mengapa ? Karena orang punya uang engga mungkin bisa diprovokasi oleh media massa dan sosial media. Semakin tinggi rasio aset perbankan terhadap PDB semakin tinggi trust pemerintah di hadapan publik.  


Mengapa trust pemerintah itu rendah sekali? karena korupsi. Indek korupsi kita buruk sekali. ICOR juga tinggi alias tidak efisien dari segi tata kelola anggaran. Berdasarkan riset yang dilakukan Economist Intelligence Unit (EIU), Indonesia meraih skor 6,71 pada Indeks Demokrasi 2022. Skor tersebut sama dengan nilai yang diperoleh Indonesia pada Indeks Demokrasi 2021, dan masih tergolong sebagai demokrasi cacat (flawed democracy). 

Politisi atau pejabat, seyogia jangan menepuk dada. Engga usah merasa lebih pintar dari rakyat. Anda tidak hebat banget.  Mengapa ? Karena value intangible atau trust rendah alias low credibility. Mereka kerja seperti supir pedati. Yang menggerakan roda adalah tenaga sapi. Bukan otak supir pedati. Supir pedati duduk manis bersiul sambil pecut sapi. “ Mereka memang tidak tahu diri.. udah numpang makan dengan rakyat,  sombong lagi, terus minta dihormati berlebihan.” kata Ira.


Monday, August 14, 2023

PDIP dan manuver Jokowi.

 


Masuknya Golkar, PAN dalam  barisan koalisi PKB dan Gerindra untuk mengusung Capres Prabowo, membuat saya tersenyum dan akhirnya mengerutkan kening ketika sadar itulah upaya cawe cawe Jokowi selama ini.  Saya tidak membenci Prabowo secara personal. Dia adalah cucu dari Margono Djojohadikoesoemo, tokoh dibalik lahirnya BI pada tahun 1946 dan juga anggota BPUPKI. Dia sama dengan Anies Baswedan. Cucu dari  Abdurrahman Baswedan, pahlawan nasional yang juga anggota BPUPKI.


Baik Prabowo maupun Anies adalah darah biru. Mereka terlahir dari keluarga bangsawan. Walau bukan bangsawan yang kaya raya namun terpelajar. Anies masuk ke pentas politik nasional lewat dukungan Partai Gerindra ketika Pilgub DKI. Tentu berkat dukungan dari Prabowo sehingga Anies bisa menang mengalahkan Ahok.  Namun karena itu membuat Anies harus berpisah dengan Prabowo. Sama dengan Sandi yang harus keluar dari Gerindra.  Juga LBP yang tadinya salah satu DIRUT anak perusahaan Prabowo akhirnya memilih berpisah dengan PS pada tahun 2014. Mengapa?  “ Gerindra adalah Prabowo, dan bukan partai Kader. Ia hanya eksis untuk memuaskan seorang PS saja. Dengan uang dan sumber daya Cendana itu membuat Gerindra jadi kendaraan efektif  bagi PS“ kata teman. Saya bisa mengerti alasan mereka yang tadinya lekat dengan PS akhirnya berpisah. Karena Apapun Prabowo lakukan untuk mencapai ambisi dia jadi presiden. Itu yang membuat mereka tidak nyaman.


Semua tahu dibalik politik identitas Pilgub DKI yang bar bar itu adalah mesin partai Gerindra sendiri. Itu bisa dilihat pada Pilpres 2019 dimana dia merasa tidak risih menerima Ijma ulama atas pencalonanya sebagai presiden. Salah satu keahlian dari Prabowo dan teamnya adalah melakukan operasi inteligent untuk menciptakan chaos. Setelah pemilu 2019 , Prabowo bergabung dengan kabinet Jokowi. Jejak mereka mengkapitalisasi politik indentitas terhapus begitu saja. Dia jago melakukan itu lewat operasi inteligent. Dan tidak peduli kalau kerena itu terjadi polarisasi di tengah masyarakat. 


Yang saya sedihkan, PSI dan bersama team Jokowi adalah mereka yang katanya menentang politik identitas tetapi justru mereka berada dibarisan partai yang punya rekam jejak mengkapitalisasi Politik indentitas. Pada bulan Juni kemarin, FPI New, PA -212  mengatakan akan bergabung dengan barisan Koalisi Gerindra. Saya yakin, kalau Prabowo menang maka FPI dan HTi akan reborn. Tentu dengan alasan bahwa mereka semua adalah asset nasional. Dia jago  retorika soal itu. 


Bagaimana dengan Jokowi? walau secara formal Jokowi tidak pernah mengendorse Prabowo sebagai capres namun secara informal dukungan Jokowi sangat vulgar. Saya hanya menduga kalau situasi tersebut hanyalah upaya Jokowi untuk soft landing. Maklum anak dan mantunya memilih berkarir di politik dan dia sendiri tidak punya Partai. Dan sadar diri sebagai kader partai yang kapan saja bisa di kick out. Dia butuh asset protection setelah tidak lagi jadi Presiden. Dan aset itu adalah Prabowo dan koalisi Gerindra.


Bagaimana dengan PDIP ? dengan bergabungnya Golkar, PAN kedalam barisan koalisi Gerindra, maka praktis  “Jokowiman “  semua berada dibarisan Prabowo. Dalam hal ini kesalahan ada pada Sekjen PDIP yang tidak bisa mengelola situasi poitik dari hari ke hari menjelang Pemilu. Mungkin informasi kurang valid kepada Ketum, Megawati. Sehingga sebagai partai pengusung Presiden dan pemenang pemilu 2019 dianggap gagal mengelola koalisi dan kekuasaan presiden. Kalau PDIP tetap ngotot mencalonkan Ganjar, kemungkinan akan dilibas oleh Prabowo.


Makanya di tengah situasi itu, Puan cepat bertindak. Jumat malam ( 11 agustus ) terjadi lagi  pertemua antara Puan dan AHY. Namun kali ini ada Cak Imin. Ini bisa saja  sinyal sebagai upaya politik PDIP untuk menarik keluar PKB dari barisan Koalisi Prabowo atau mengalihkan dukungan kepada AHY. Maklum baik AHY dan Cak Imin keduanya sedang galau terancam gagal jadi cawapres. Apakah deal ini akan berhasil atau tidak , kita tidak tahu. Namun sejak hari ini dan kedepan situasi politik akan dinamis sekali. Semua tergantung sikap PDIP. Kalau masih tetap percaya Jokowi  loyal kepada PDIP maka kisah Pemilu 2004 terulang lagi. 

Saturday, August 12, 2023

Polemik Hilirisasi Nikel

 



“ Bayangkan saja kita negara itu hanya mengambil pajak, mengambil pajak dari Rp 17 triliun sama mengambil pajak dari Rp 510 triliun lebih gede mana? Karena dari situ, dari hilirisasi kita bisa mendapatkan PPN, PPH badan, PPH karyawan, PPH perusahaan, royalti bea ekspor, penerimaan negara bukan pajak semuanya ada di situ. coba dihitung saja dari Rp 17 triliun sama Rp 510 triliun gede mana?" terang Presiden Jokowi. 


Sebelumnya memang, Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri menyebutkan bahwa pengembangan smelter yang menghasilkan nikel setengah jadi dinilai hanya menguntungkan industri China. Di mana, seperti diketahui, hasil hilirisasi nikel di Indonesia menghasilkan Nikel Pig Iron (NPI) dan fero nikel.


Nah karena nitizen DDB bertanya kepada saya soal jawaban Jokowi itu, maka saya sampaikan sebagai berikut :


Pertama. Pemberian fasilitas pajak penghasilan (tax allowance dan tax holiday) yang diatur dalam PP 9/2016. Karena sampai sekarang atas ekspor produk hilirisasi nikel seperti feronikel dan nickel pig iron (NPI) belum dikenakan bea keluar. Memang ada wacana pada mey bulan lalu akan dipangkas insentif pajak untuk NPI tapi itu baru akan. Masih belum tahu kapan realisasinya. Jadi pak, kita engga dapat pajak PPH maupun dari bea keluar dari smelter nikel. Diperkirakan kita kehilangan penerimaan pajak setak tahun 2020 sebesar Rp. 32 triliun.


Kedua. Investasi smelter itu di Indonesia adalah FDI ( foreign Direct Investment). Skemanya semacan counter trade. Investor smelter pada umumnya pedagang. Dana investasi mereka dapat dari kontrak offtaker dengan buyer. Dengan begitu, semua hasil produksi diambil oleh buyer sebagai angsuran hutang. Jadi otomatis, 80% hasil ekspor mengalir ke luar negeri ( china) untuk bayar utang. Hanya 20% nongkrong di Indonesia. Itupun untuk bayar upah dan gaji serta beli ore.


Ketiga. Smelter di Indonesia semuanya terikat dengan supply chain industri downstream di China, seperti pabrik alat masak, exterior /interior banguna, baterai EV, elektronik, dll. Jadi kalau boleh terus terang. Smelter yang ada di Indonesia itu memang dibangun untuk kepentingan industri downstream secara luas di China. Tentu nilai tambahnya lebih besar  mereka yang dapat. Tapi kita dapat secuil juga udah alhamdulilah banget. Karena jauh lebih tinggi nilai tambahnya daripada jual ore. Dan lagi kita kan hanya modal SDA doang. Otak engga ada. Soal lingkungan rusak, itu anggap korban pembangunan. Mati dan sengsara biasa saja.


***



Kemarin saya ketemu Lina. Dia dampingi saya meeting dengan kepala daerah. “ Berapa investasi bangun smelter skema besar? tanya kepala daerah. 


“ USD 1500 per ton. Jadi kalau kapasitas 1 juta ton per tahun. Ya sekitar USD 1,5 miliar. “ Kata saya santai.


“ Kapan bisa balik modal?


“ Kalau harga nikel sekarang USD 23,000/ton. Ya setahun atau 2 tahun pulang modal. “ Kata saya. 


“Oh begitu ? katanya terkejut.


“ Ya. “ kata saya tersenyum.


“ Kalau kami mau bangun smelter sendiri. Apa bisa dapatkan modal? tanyanya lagi.


“ Bisa. “ kata saya.


“ Gimana ?


“ Bapak datangi pedagang tambang dan mineral di China atau hongkong atau singapore. Mereka beri bapak offtake guarantee dan bapak beri mereka supply guarantee. Nah buatlah Kontrak. Kontrak itu bisa dijaminkan lewat in kind loan. Artinya lender akan tunjuk EPC bangun smelter. Jadi bapak tidak dapat uang dari lender tapi proyek. Selesai." kata saya.


“ Terus modal kerja dari mana untuk beli ore dari pemilik IUP,? Tanya kepala daerah itu lagi.


“ Pedagang akan beri bapak fasilitas supply chain financial atau SCF. Purchase order dengan pemilik IUP itu bisa dijadikan dasar untuk cairkan SCF.   Mudah kan..” Kata saya tersenyum.


“ Gimana dapatkan pedagang yang bisa offtaker itu? katanya lagi.. Saya senyum aja..


Setelah pertemuan itu, saya pulang diantar lina. “ Pak, kenapa engga bangun smelter aja ?


“ Kita pedagang, bukan industriawan dan bukan penambang. Focus ke sana saja. Kalau ada orang punya IUP dan mau bangun smelter ya tawarkan saja kita sediakan offtake dan SCF dan in kind loan. “


“ Kok bapak bisa sediakan itu semua?


“ Ya karena saya pedagang, sayang. Kalau saya tidak punya fasilitas dan akses kepada in kind loan dan SCF gimana saya bisa dapat barang untuk jualan. “ Kata saya. Dia tersenyum.




Mereka terlalu besar

  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberi pernyataan keras perihal pengucilan ni...