Sunday, February 21, 2021

Pemikiran Yahudi Bapak Bangsa

 



Pada tanggal 7 Agustus 1945, Jepang membubarkan BPUPKI. Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningra dianggap selesai dalam tugasnya memimpin BPUPKI. Kemudian membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau dalam bahasa Jepang: Dokuritsu Junbi Inkai, dengan anggota berjumlah 21 orang, sebagai upaya untuk mencerminkan perwakilan dari berbagai etnis di wilayah Hindia-Belanda  terdiri dari: 12 orang asal Jawa, 3 orang asal Sumatra, 2 orang asal Sulawesi, 1 orang asal Kalimantan, 1 orang asal Sunda Kecil (Nusa Tenggara), 1 orang asal Maluku, 1 orang asal etnis Tionghoa


Pada 9 Agustus 1945 Sukarno, Mohamad Hatta, Kanjeng Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat, dengan pesawat milik Jepang, mereka terbang ke Vietnam. Misi ke Vietnam ini berbahaya. Maklum pada hari keberangkatan mereka itu, Nagasaki dibom atom oleh Amerika Serikat. Namun sebagai anggota Chuo Sangi-in ( Dewan Pertimbangan Pusat) bentukan Jepang, mereka harus bertemu dengan Marsekal Teraichi untuk menyampaikan bahwa Indonesia sudah siap merdeka. Rumusan Falsafah Negara dan UUD sudah selesai untuk berdirinya negara republik Indonesia.


Setelah bertemu dengan Marsekal Teraichi sebagai panglima tinggi Jepang di Asia Tenggara, mereka kembali ke Indonesia menggunakan pesawat pembom yang tempat duduknya terbatas. Setelah dua kali singgah, pesawat yang mereka tumpangi akhirnya tiba di Jakarta dengan selamat pada 14 Agustus 1945. Meski Radjiman sebagai pimpinan BPUPKI dianggap telah selesai, namun dokter sepuh itu harus melibatkan diri dalam Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).


Dari sejarah itu diatas, kita tahu bahwa arsitek negara kesatuan republik Indonesia adalah Raden Tumenggung Radjiman Wedyodiningrat. Sementara anggota BPUPKI dan PPKI adalah pedukungnya. Maklum Radjiman adalah anggota Dewan Pertimbangan Pusat yang dipercaya Jepang. Siapa Radjiman Wedyodiningrat?  Dia merupakan tokoh Boedi Oetomo. Pengaruh Radjiman sangat besar dikalangan aktivisi aktivis pergerakan nasional seangkatan Sukarno-Hatta.   Untuk memahami ini kita harus tahu latar belakang pemikiran ketika itu. Munculnya kelompok pergerakan di masa kolonial  berasal dari dua pemikiran, yaitu Islam dan Humanis.  Dua hal yang sebetulnya berangkat dari tempat yang sama dan tujuan yang sama. Karena tidak ada agama yang menolak humanisme. Humanisme jelas tidak mungkin menolak agama. 


Kaum humanis adalah person yang taat beragama. Hanya terjadi perbedaan pada aksiologi atau hakikat nilai-nilai. Humanis cenderung kepada esensi akal saja. Sementara agama esensinya adalah Tauhid atau Tuhan. Contoh sederhana.  Kaum humanis punya standar etika yang sama bagi siapa saja dan dimana saja. Namun standar moral berbeda. Sesuai tempat dan budaya. Sementara Agama, standarnya adalah akhlak atas dasar keimanan kepada Tuhan. Orang berbuat baik bukan hanya kepada mereka yang baik tetapi juga kepada yang jahat. Walau keduanya berbeda. Namun tak bisa dipungkiri bahwa bangkitnya pemikiran islam dalam politik terpengaruh dari kelompok humanis. 


Mengapa? kelebihan humanis adalah penghormatan terhadap sains untuk mengenal lebih jauh tentang nilai nilai manusia yang berhubungan dengan jiwa dan raga. Bagi umat islam, keberadaan kaum humanis itu menjadi sumber inspirasi untuk memperkuat keimanan. Itu sebabnya banyak tokoh Islam kala itu yang bergabung dengan komunisme. Nah kaum humanis ini pemikiranya berkembang dan mampu mempengaruhi gerakan kaum terpelajar berkat adanya pemikiran Freemason. Itu bukan hanya di Indonesia, Perubahan politik Restorasi Meiji terjadi pada tahun 1866 di Jepang dan jatuhnya dinasti Qin di China,  berkat pemikiran Freemason. Revolusi Bolshevik di Rusia adalah kosepsi Freemason. Revolusi kebudayaan China adalah kemenangan cara berpikir Freemason.  Karena itu China bisa masuk reformasi ekonomi dengan sistem terbuka sesuai pemikiran ekonom Yahudi, Milton Friedman. 


Apa itu Freemason? adalah sebuah perkumpulan yang terdiri dari para pria yang memiliki visi dan misi sama, yakni menjunjung tinggi prinsip humanisme universal. Setiap insan Mason Bebas mengemban tugas, di mana pun dia berada dan bekerja, untuk memajukan segala sesuatu yang mempersatukan dan menghapus pemisah antarmanusia. Prinsip Freemasonry adalah Liberty, Equality, and Fraternity. (Lihat, A New Encyclopedia of Freemasonry, (New York: Wing Books, 1996). Caranya? mereka memilih jalan sekuler atau pemisahan politik dari agama. Freemason ini dimotori oleh kaum Yahudi. Freemasonry modern biasanya dianggap dimulai pada 1717, saat peletakan batu pertama Grand Lodge di Inggris. Tapi, dalam banyak hal, Freemasonry dekat dengan Skotlandia. 


Sejak awal berdiri, Freemasonry telah merambah ke berbagai dunia. Di AS, misalnya, sejak didirikan pada 1733, Freemason segera menyebar luas ke negara itu, sehingga orang-orang seperti George Washington, Thomas Jefferson, John Hancock, Benjamin Franklin menjadi anggotanya. Pertama kali jaringan Freemason masuk  di Batavia pada tahun 1762. Untuk memahami keberadaan jaringan Freemason di Indonesia, Anda bisa baca buku “Kenang-kenangan Freemason di Hindia Belanda 1767-1917. Munculnya gerakan kebangkitan nasional atau Boedi Oetomo itu karena pemikiran Freemason. Silahkan baca buku “ The Freemason in Boedi Oetomo”  yang ditulis oleh CG van Wering. Siapa saja mereka yang menjadi anggota gerakan silahkan baca buku “Jaringan Yahudi International di Nusantara” karya Artawijaya.


Radjiman Wedyodiningrat merupakan tokoh Boedi Oetomo.  Pengaruh Radjiman sangat besar dikalangan aktivisi aktivis pergerakan nasional seangkatan Sukarno-Hatta. Ia dianggap sesepuh. Belakangan Radjiman resmi masuk sebagai anggota Freemason pada tahun 1913. Ia menulis sebuah artikel berjudul Een Bro derketen der Volken (Persaudaraan Rakyat). Lahirnya Pancasila sesuai mukadimah UUD 45 yang tidak sesuai dengan Piagam Jakarta, itu adalah bukti bahwa sidang BPUPKI dikuasai oleh Freemason, yang tak ingin istilah syariat islam pada sila pertama.


Misi Freemason mengubah negara islam menjadi sekular, itu juga dilakukan secara gigih di Turki era Khilafah usmani. Dalam suratnya kepada seorang petinggi Turki Usmani, Mustafa Rasid Pasya, August Comte menulis, Sekali Usmaniyah mengganti keimanan mereka terhadap Tuhan dengan humanisme, maka tujuan di atas akan cepat dapat tercapai. Comte yang dikenal sebagai penggagas aliran positivisme juga mendesak agar Islam diganti dengan positivisme. Kalahnya Turki dalam perang dunia pertama, dimanfaatkan oleh kaum muda yang dibina oleh Freemason untuk menumbangkan khalifah dan Turki berubah menjadi sekular. Mustafa Kemal Attatürk yang tampil memimpin Turki adalah anggota Freemason. Di Indonesia kalau ingin tahu siap saja anggota Freemason, dapat baca buku “Fakta dan Data Yahudi di Indonesia Era Repormasi” 


Puncak kemenangan pemikiran Freemason adalah lahirnya IT yang memungkinkan terbentuknya sosial media. Masyarakat dunia sudah terhubung satu sama lain dalam semangat equality. Pemikiran dalam prinsip kebebasan, telah membuat batasan politik , bangsa, etnis , budaya, agama,  jebol sudah. Pasar uang yang bebas lintas benua diperdagangkan, adalah penghormatan yang diperjuangkan oleh para mason yang ingin dunai dipersatukan tampa ada perbedaan dengan semangat universal, Liberty, Equality, and Fraternity.


Kesimpulan : Pancasila itu adalah pemikiran yang berbasis kepada filsafat yang tidak bertentangan dengan agama namun diaplikasikan dengan prinsip aksiologi. Bertumpu kepada akal. Makanya disebut paham sekular sebagaimana yang diperjuangkan oleh Freemason dari sebuah gerakan kaum Yahudi ( "The Regius Manuscript". Publikasi oleh masonicsites.org.).

Saturday, February 20, 2021

Indonesia dibawah hegemoni AS

 


Saya ingin menyampaikan pandangan realistis tentang kemerdekaan Indonesia dan kehebatan Soekarno dalam diplomasi international. Saya akan membahas dari aspek hukum saja. Tidak melebar kemana mana. Proklamasi kemerdekaan Indonesia tidak punya legitimasi secara hukum international. Menurut sejarah, Soekarno sebetulnya enggan membacakan teks proklamasi kemerdekaan. Karena secara official Jepang pihak yang kalah perang sudah berkomitmen menyerahkan Indonesia kepada pihak sekutu, pemenang perang dunia kedua. Sehingga proklamasi itu dilakukan secara sembunyi sembunyi tampa izin dari Jepang.


Dan lagi secara hukum,  Proklamasi tidak mewakili komitmen dari kerajaan yang eksis dan diakui Belanda serta masyarakat international saat itu. Kerajaan yang ada di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Ternate, Jawa, tidak pernah mengeluarkan statement mereka bergabung dalam Republik Indonesia. Proklamasi itu hanya datang dari pejuang bawah tanah saja, yang tampil kepermukaan secara ragu ragu.  Makanya ketika sekutu bersama Belanda masuk ke Indonesia, mereka hanya melaksanakan aksi polisional. Menegak hukum di Indonesia. 


“ Kalau mau merdeka, ya silahkan. Tapi lakukan dengan benar sesuai konstitusi” Kira kira begitu sikap Belanda ketika melakukan aksi militer pertama. Para pemimpin juga merasa itu hak sekutu, dan lagi mereka belum dapat mandat dari kerajaan yang eksis untuk bergabung. Namun pemimpin kita punya kekuatan sedikit secara hukum. Apa itu? Dilansir dari buku A History of Modern Indonesia Since c. 1300 (2008) karya MC Ricklefs, Jepang menetapkan status quo di Indonesia. Artinya Jepang ketika menyerahkan Indonesia ke sekutu tidak mengakui hak kerajaan dan juga hak republikan. Nah eksistensi pejuang kemerdekaan diakui. 


Atas dasar itu akhir Agustus 1946 pemerintah Inggris selaku wakil resmi sekutu, mengirim Lord Killearn ke Indonesia dalam misi menyelesaikan perundingan antara Indonesia dengan Belanda. Tanggal 7 Oktober 1946 di Konsulat Jenderal Inggris di Jakarta, dibuka perundingan antara Indonesia dan Belanda. Dalam perundingan ini akhirnga menghasilkan persetujuan gencatan senjata pada 14 Oktober. Kemudian dilanjutkan dengan Perundingan Linggarjati yang terjadi pada 11 November 1946.


Perjanjian Linggarjati yang ditandatangani pada 25 Maret 1947 tersebut menghasilkan beberapa poin dan pasal, yaitu: Belanda mengakui wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura. Ini bukan pengakuan yuridis tetapi hanya defacto. Secara yuridis harus dibuktikan bergabungnya kerajaan kedalam republik. Meski sudah ditandatangani, empat bulan setelah itu tepatnya 20 Juli 1947, Belanda menyatakan tidak terikat lagi dengan perjanjian Linggarjati. Apa pasal? saya rasa itu karena Indonesia tidak bisa delivery bukti bergabungnya kerajaan kedalam republik. Belanda itu patuh hukum.  Belanda melakukan aksi militer 1 atas dasar hukum. Perang lagi.


Saat konflik antara TNI dan Sekutu terjadi. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) berusaha menengahi. Negara yang terlibat menengahi tergabung dalam Good Offices Committee (GOC) atau Komisi Tiga Negara (KTN). Indonesia menunjuk Australia. Belanda menunjuk Belgia, dan Amerika Serikat ditunjuk berdasarkan keinginan Indonesia dan Belanda. Amerika Serikat mempertemukan Indonesia di kapal perang Renville. Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Amir Sjarifuddin sementara Belanda diwakili Gubernur Jenderal Van Mook. Dalam perjanjian Renville, wilayah Indonesia yang diakui Belanda hanya Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera. Belanda tetap sebagai penguasa dalam sistem federal  atau Republik Indonesia Serikat.


Perjanjian  Renville secara hukum berkekuatan tetap. Karena diadakan oleh Dewan Keamanan PBB. Terselenggara atas inisiatif oleh kedua pihak yang berkonflik, Belanda dan Indonesia. Namun karena itu pemimpin kita kehilangan reputasi dihadapan rakyat. Kekuatan politik akar rumput menolak isi perjanjian itu. Akibatnya roda pemeritahan tidak jalan. Biang kerok yang nolak perjanjian itu adalah datang dari Partai Komunis, nasionalis dan TNI yang punya agenda mendirikan negara Kesatuan. Akibatnya Pada 18 Desember 1948 pukul 06.00, pesawat DC-3 Dakota milik Belanda menerjunkan pasukan dari udara menuju ibu kota Indonesia di Yogyakarta. Ini aksi polisional menegakan hukum. Para pemimpin ditangkap. TNI menolak menyerah dengan Belanda. TNI masuk hutan. Bagi Belanda, secara hukum TNI adalah gerombolan liar.


Kesalahan fatal Belanda adalah menangkap Pemimpin Indonesia. Padahal pemimpin tidak bersalah. Kalau sampai perjanjian Renville tidak bisa dilaksanakan, itu masalah internal politik dalam negeri. Seharusnya Belanda minta kepada pemimpin Indonesia untuk melakukan proses hukum bagi yang membangkang. Keberadaan pemimpin diakui dunia legitimasinya. Akibat ditangkapnya para pemimpin itu menimbulkan kecaman masyarakat intertional. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada 4 Januari 1949 memerintahkan Belanda dan Indonesia menyelesaikan ke meja perundingan di bawah pengawasan United Nations Commission for Indonesia (UNCI) pada 17 April 1949. Delegasi Indonesia diketuai Mohammad Roem. Sementara Belanda diwakili Herman van Roijen (Royen).


Benarlah, dalam perjanjian Roem Royen lebih mengikuti kehendak PBB yaitu kembali kepada hukum. Bahwa memerintahkan "pengikut RI yang bersenjata" untuk menghentikan perang gerilya. Bekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan. Turut serta dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag dengan maksud untuk mempercepat "penyerahan" kedaulatan yang sungguh lengkap kepada Negara Indonesia Serikat dengan tidak bersyarat. Soekarno dan Hatta dibebaskan dari penjara.


Konferesi Meja Bundar (KMB) benar benar konferensi secara menyeluruh untuk menyelesaikan masalah legitimasi Indonesia. Dari Indonesia ada dua front. Yaitu front Mohammad Hatta menjadi ketua delegasi Negara Republik Indonesia (NRI) yang berpusat di Yogyakarta. Front Sultan Hamid II mewakili DIKE (Daerah Istimewa Kalimantan Barat) dan anggota BFO lainnya diakui sebagai bagian Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) yang berbentuk federal. Artinya dapat dipahami bahwa legitimasi Indonesia itu sebagai negara diakui dunia ada dua, yaitu front NKRI dan Front Federal. Nah mari kita lihat apa kesepakatan KMB yang diakui dunia NKRI atau RIS? 


Pertama, Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada akhir Desember 1949. Secara hukum, yang diakui adalah RIS. Bukan NKRI. Gimana pelaksanaannya? Belanda tetap eksis. Itu tertuang dalam  kesepakatan berikutnya. Dibentuk Uni Indonesia-Belanda. Dalam uni itu, Indonesia dan Belanda akan bekerja sama. Kedudukan Indonesia dan Belanda sederajat. Pengakuan kedaulatan ini tidak gratis. Indonesia harus mengembalikan semua milik Belanda dan memabayar utang-utang Hindia Belanda sebelum tahun 1949. Masalah Irian Barat akan dibahas satu tahun kemudian. Acara penyerahan kedaulatan berlangsung pada 27 Desember 1949. Penandatanganan naskah penyerahan kedaulatan berlangsung di dua kota yakni Amsterdam dan Jakarta.


Yang jadi masalah perjanjian KMB itu tetap saja sulit bisa dilaksanakan. Terutama soal-soal yang menyangkut keuangan dan ekonomi, dimana dalam pasal- pasal Perjanjian KMB tersebut memberikan hak-hak istimewa yang menyangkut kepentingan-kepentingan ekonomi Belanda di Indonesia. Kemudian soal yang menyangkut hubungan Uni Indonesia Belanda yang diangkat oleh rakyat Indonesia sebagai sisa penjajahan Belanda. Lagi lagi yang terus teriak adalah kalangan PKI dan islam. Soekarno melobi AS untuk membantu Indonesia membatalkan isi perjajian KMB. AS tertarik membantu Indonesia karena punya kepentingan bisnis mengelola SDA Indonesia, terutama Papua. Sementara Belanda belum juga mau menyerahkan Papua ke Indonesia. Padahal dalam Perjanjian kMB, setahun setelah ditandatangani, Papua harus diserahkan.


Jadi caranya bagaimana agar Indonesia bisa lepas dari isi kesepakatan KMB? Ya indonesia harus mengadakan Pemilu. Tahun 1955 Pemilu dan diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia. Front NKRI dan Front Federal bertarung untuk menentukan siapa yang berhak membuat UUD. Namun apa daya. Dalam Pemilu itu tidak ada yang bisa menang mutlak. Sidang membuat UUD bertele tele. Sehingga melalui Undang- undang No.13 tahun 1956 Indonesia secara sepihak membatalkan seluruh perjanjian KMB. Belanda melakukan protes, dan memandang bahwa dengan tindakan pembatalan itu, Indonesia telah melanggar perjanjian Internasional. Dan lagi KMB dibubarkan lewat UUD yang tidak dari hasil PEMILU. Tapi Belanda engga berani menyerang Indonesia secara militer. Karena Indonesia dilindungi oleh AS. Janji Soekarno akan memberikan hak kepada AS untuk mengelola SDA Indonesia  tidak kunjung dilaksanakan. Tahun 1958, AS berusaha menjatuhkan Soekarno dengan membantu Sumatera, Sulawesi memisahkan diri lewat PRRI/PERMESTA. Namun TNI terlalu kuat melindungi Soekarno. Pemberontakan itu gagal.  Lembaga hasil Pemilu yang dibentuk khusus ( konstituate) merancang UUD  dibubarkan oleh Soekarno pada 5 juli 1959.


Setelah PRRI itu Soekarno berlunak hati kepada AS asalkan AS mau membantu Indonesia merebut Papua dari Belanda. AS setuju. Benarlah, pada 1 Mei 1963, Papua direbut Indonesia dari Belanda lewat operasi Mandala dibawah pimpinan Soeharto. Itu semua terjadi karena dukungan AS, baik secara militer maupun secara diplomasi international. Namun lagi lagi Soekarno inkar janji memberikan konsesi kepada AS. Sampai akhirnya tahun 1965 Soekarno dijatuhkan oleh TNI yang didukung oleh CIA. Soeharto naik berkat dukungan AS. Soeharto memenuhi janjinya memberikan konsesi kepada AS untuk mengolah SDA termasuk Papua. Apa artinya? Sejarah membuktikan bahwa Legitimasi kemerdekaan Indonesia dalam bentuk NKRI berkat dukungan AS. Jadi wajar saja bila sekarang Indonesia dikepung oleh 13 pangkalan militer AS yang berada  di Pulau Christmas, Pulau Cocos, Darwin, Guam, Filipina, Malaysia, Singapore, Vietnam, Kepulauan Andaman dan Nicobar. 


Kesimpulan : Sulit bagi Indonesia untuk keluar dari pengaruh dan hegemoni AS. Karena bagi AS, Indonesia adalah assetnya. LPI yang merupakan pengelola aset negara di dukung oleh AS dan sekutunya. UU Cipta Kerja, juga pengaruh dari AS.  Rupiah kita stabil karena dukungan Repo Line the Fed. Global bond di dukung AS. Capres tahun 2024 harus dapat restu AS.  Mau gimana lagi? Hanya rakyat yang bisa lawan. Pilihlah presiden yang pro rakyat. 


Sunday, February 7, 2021

Parpol tak sepi dari badai konflik dan kudeta.

 


Pada Munas Golkar sebelum Pemilu 1999, barisan TNI berusaha merebut Golkar paska kejatuhan Soeharto. Tetapi Jk bersama kekuatan HMI yang dikomandani Akbar Tanjung menyusup ke dalam munas Golkar. Dengan wajah tak berdosa Akbar Tanjung tersenyum mendengar setiap suara memilih dia sebagai ketua umum Golkar. Saat itu Eddy Sudrajad sang Jenderal tersentak dari tempat duduknya melihat Akbar berdiri dari tempat duduknya dengan kedua tangan melambai kepada para hadirin yang telah memilihnya. Eddy Sudrajad sadar, Golkar sudah dikudeta oleh HMI, sang anak manja yang dibina puluhan tahun TNI membesarkan Golkar.


Politik tidak mengenal istilah balas budi atau dendam. Yang balas budi bisa berubah jadi  racun. Yang didendami bisa berubah jadi madu. Karena itu Akbar bisa dengan mudah menyingkirkan Habibie lewat penolakan pertanggungan jawabnya di depan DPR. Habibie sadar bahwa dia sudah dikudeta oleh Akbar Tanjung, anak asuhnya sendiri.  Gus Dur jadi presiden. Namun kekuatan TNI berhasil mengkudeta PKB dengan mengusung ponakanya sebagai Ketua Umum. Padahal PKB itu didirikan oleh Gus Dur dan besar karena Gus Dur. Tapi apa mau dikata, ponakan kesayangannya sendiri yang mendepaknya.


Lutfi Hasaan ketua umum PKS, tidak pernah menyangka. Intrik teman temannya menjebak dia dalam kasus memalukan. Dia masuk bui. Tersingkir dari PKS. Setelah itu barisan barisan Anis Matta bersama Fahri Hamzah menggusur semua aktifisi IM dalam PKS. Kekuatan Darul islam dikomandani ustad Hilmi tampil memimpin PKS. Dan itu sukse berkat keteribatan SBY dibalik layar. Belakangan Anis Matta juga digusur oleh kekuatan muda PKS yang nasionalis religius. Itu berkat dukungan TNI. Menempatkan Tifikul Sembiring di dewan Syuro.  PPP juga dikudeta barisan muda yang bosan dengan jaringan patron gaek. Itupun sukses karena keterlibatan TNI dibelakangnya.


***

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendadak menggelar konferensi pers di Taman Politik Wisma Proklamasi, Jakarta, Senin (1/2/2021) siang. AHY membawa kabar mengejutkan: ada sekelompok orang sedang berupaya mengudetanya sebagai pimpinan partai, termasuk orang luar yang berstatus orang dalam Istana. Mereka mencoba membeli dukungan para pimpinan dan kader PD dengan harga tinggi sebagai syarat melancarkan upaya lanjutan, yaitu Kongres Luar Biasa (KLB).


Saya membaca berita tersebut sangat merasakan suasana hati Agus Harimurti. Betapa tidak? dia sangat paham bahwa kekuasaan bisa melakukan rekayasa mengambil alih kemimpinan partai. Peristiwa 27 Juli 1996, kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) diambil alih paksa lewat pertumpahan darah.  Ketua Umum PDI hasil kongres Medan Soerjadi dan beberapa prajurit Tentara Nasional Indonesia menyerbu dan menguasai Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro 58, Jakarta. Tujuannya menendang Megawati hasil kongres Surabaya.


Dalam sebuah laporan akhir yang diperoleh Tempo. Laporan itu menyebut pertemuan tanggal 24 Juli 1996 di Kodam Jaya dipimpin oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer Jaya Brigadir Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono. Rapat dihadiri juga Brigjen Zacky Anwar Makarim, Kolonel Haryanto, Kolonel Joko Santoso, dan Alex Widya Siregar. Dalam rapat itu, disebutkan bahwa SBY memutuskan penyerbuan atau pengambilalihan kantor DPP PDI oleh Kodam Jaya.


Sebegitu besarnya penguasa dan militer ingin mengkudeta PDIP, apakah Megawati tersingkir? Tidak. Mengapa ? Walau pemerintah melegitimasi Partai namun secara de fakto keberadaan partai itu berkat loyalitas kader dan anggota. Mereka terikat karena idiologi dan nilai kepemimpinan Partai. AHY tidak perlu kawatir dengan prasangka buruk bahwa pemerintah akan kudeta Partai lewat KLB. Ingat dan belajarlah dari kepemimpinan Megawati. PDIP berkali menghadapi serangan penguasa agar Megawati tersingkir. Namun Megawati tetap eksis dan tak pernah mengeluh seperti ABG yang baper. Megawati tetap focus konsolidasi kedalam dan karena itu dia semakin matang, PDIP semakin solid.


Semua tahu. Partai itu renta dikudeta oleh kader dan anggota. Terutama bila mereka merasa diperlakukan tidak adil oleh elite partai. Dalam sistem demokrasi itu sah saja. Karenanya AHY harus bijak. Hadapi persoalan partai itu dengan focus kepada proses konsolidasi internal. Perkuat rasa persaudaran diantara kader. Tegakkan keadilan, demokrasi,  dalam sistem kepemimpinan Partai. Saya yakin, apapun persoalan yang melanda PD, akan membuat anda semakin matang sebagai politisi dan PD semakin solid.


***

Pemerintah tidak mungkin kudeta. UU melarang pemerintah intervensi masalah internal partai. Tapi secara politik bisa saja terjadi, yaitu JKW bermain halus menggunakan Muldoko. Masalah issue kudeta itu, harusnya disikapi tenang dan kalau bisa dirahasiakan oleh PD. Itu penting untuk menjaga soliditas partai. Harusya lagi, kalau ada informasi kader atau fungsionaris atau pendiri partai mau kudeta lewat KLB, jadikan itu sebagai cara untuk konsolidasi internal.  AHY langsung bersikap sebagai pemimpin. Turun langsug ke daerah. Amankan DPD/DPC. Beri mereka keyakinan. Bahwa dia punya strategi hebat membesarkan kembali PD.


Tetapi dengan terbukanya issue ini di depan umum lewat jumpa pers, itu benar benar fatal mistake. Apalagi dikaitkan dengan sosok nama seperti Muldoko Jenderal bintang 4. Itu sama saja memberi  panggung kepada Muldoko untuk jadi aktor. Muldoko tinggal cari penabuh gendang. Rame dah orang joget bareng. Artinya issue kudeta itu, membuka mata kader PD diseluruh Indonesia, bahwa mereka punya calon pimpinan alternatif yang lebih keren, yaitu Muldoko. Tanpa Muldoko kerja capek, PD akan dilahap oleh konflik internal. 2/3 DPD memaksa adakan Kongres Luar Biasa, itu membuka peluang pemerintah ikut campur.


Apakah mungkin bisa terjadi ? Bisa saja. Apalagi saat sekarang PD krisis kepemimpinan. Dengan posisi sebagai oposisi, pastilah para kader kehilangan sumber daya keuangan.  Belum lagi rumor di burunya aliran dana FPI oleh PPATK, itu juga masalah serius bagi kader partai. Membuat kader lesu dan kehilangan harapan untuk berjaya pada pemilu 2024. 


Nah tampilnya Muldoko adalah angin segar bagi kader yang berharap 2024 PD bangkit lagi. Kan capek kalau mereka harus oposisi terus. Bukan tidak mungkin bila Muldoko juga ingin ikut kontestan pada Pemilu 2024 dan dia butuh kendaraan ( partai).  PD punya suara lumayan di DPR. Koalisi dengan dua partai, bisa maju Pilpres. Peluang Muldoko besar. Apalagi Muldoko ring1 presiden dan bintang 4 TNI. Manuver politiknya lebih aman dan menjanjikan.


Kepada AHY agar lebih focus kepada konsolidasi partai daripada ribut. Karena namanya partai itu pasti mudah di kudeta kalau kepemimpinan lemah. Nah ilmu yang paling berharga itu kan pengalaman.  AHY belajarlah dari sosok Megawati. Ada putri Soekarno lain yang mendirikan partai, toh gagal. Artinya nama besar orang tua tidak 100% menjamin kader loyal. Pada akhirnya yang menentukan adalah kepemimpinan. AHY harus lepas dari bayang bayang SBY. Jadilah diri sendiri yang kuat dan dicintai kader. Mengapa ?


Partai kalau sudah melibatkan sumber daya besar, uang besar maka pastilah tidak sepi dari intrik. Intrik antar stakeholder. Intrik dengan pesaing. Setiap hari sebagai pimpinan, adalah hari hari seperti berada dalam roll coaster.  Jebakan demi jebakan harus anda lalui. Jadi jangan dibilang ukuran kebahagiaan dengan harta dan kekuasaan. Pastilah tidak ada. Kebahagiaan barang sejenak ketika anda bisa lolos dari jebakan. Hanya orang yang bermental petarung sebagai pemimpin yang bisa survival. Ia kuat dan pasti tidak terdengar mengeluh. 


Kebersamaan.

  . Tahun 1996 saya berkunjung ke Wuhan. Saya bertemu dengan sahabat saya yang juga pejabat pemerintah. Saya mengenalnya dulu di Belanda. Wa...