Tuesday, February 16, 2010

Socialisme

Ketika Obama terpilih sebagai President AS dan kemudian dia memilih team ekonominya, maka orang melirik “Fundamentalis Pasar” dan kemudian akan terdengar say Good Bye. Maka tidak akan ada lagi pasar yang berjaya menguasai kehidupan masyarakat dan merantai tangan negara. Kekuasaan Fundamentalis pasar sejak tahun 1980 akan dinyatakan closed file. Ini eranya memperbaiki yang terlanjur salah untuk masa depan yang lebih baik. Dengan ini, maka jantung Kapitalisme telah tercabik cabik. Mungkinkah ? Ada skeptis tentang upaya ini kalau melihat lambatnya gerak Obama menuju pasar terkendali seperti yang dicanangkan oleh Glonbal Sosial Demokrat. Inti masalahnya adalah bagaimana pemerintah dapat mengintervesi pasar dan kepemilikan. Ini penting agar kapitalisme dapat dikendalikan sesuai dengan tekad Keynesian.

Fundamentalis pasar telah mengakibatkan hutang publik / negara terus meroket di seluruh benua termasuk Indonesia. Dua tahun lalu telah membuat pasar uang AS hancur dan kini badai krisis itu masuk lagi ke Eropa. Berawal melanda Yunani, kemudian Portugal dan menuju Spanyol , Irlandia ,Italia. Krisis keuangan ini dikawatirkan akan berimbas kepada kejatuhan mata uang Euro.. Biangnya karena merosotnya penerimaan pajak dan adanya program stimulus ekonomi yang mahal telah membuat anggaran nasional memuai. Bila ini tak segera diatasi maka negara Eropa yang stabili seperti Belanda, Jerman, Inggeris akan terpengaruh juga. Keliatannya pasar berbuat dengan hukumnya. Tak mengenal negara manapun, pasar akan mengkoreksi dengan kejam. Benarlah sikap Gordon Brown yang menyatukan kekuatan pasar dan kontrol negara. Seperti gagasan Franklin Roosevel dulu yang dikenal dengan mengamankan keuntungan dari pasar bebas dengan menjinakan segala ekses negatif yang timbul.

Ada kesan seakan neoliberalisme yang selama ini dijadikan pijakan dalam mengambil keputusan akan di postpone sementara sampai dapat mengendalikan harga dipasar. Rencana yang keliatan kompromis , atau sikap yang ragu untuk berhadapan langsung dengan neoliberal adalah kebijakan intervensi pasar yang bersifat sementara. Mungkinkah sebuah kebijakan bersifat sementara ? Sementara pasar di create oleh sebuah sistem untuk memaksa rakyat berkiblat. Keliatannya ini suatu fakta AS tidak berani bersikap jelas terhadap keburukan neoliberal walau arah kehendak sudah pasti menuju pasar terkendali , atau yang mungkin sebagai bagian dari putaran kedua dari Keynesian. Suatu jalinan erat antara dunia usaha, pemerintah , pekerja untuk memacu pertumbuhan yang berkeseimbangan. Keliatannya reformasi kapitalisme global sedang terjadi secara significant

Hal terebut diatas harus menjadi sistem dalam tatanan global sekarang. "menangkap manfaat penuh dari pasar global dan aliran modal, mengurangi resiko gangguan , memaksimalkan peluang bagi semua, dan mengangkat yang tertingal - pendek kata, pemulihan ekonomi dalam masyarakat internasional merupakan tujuan dan cita cita tinggi untuk kehidupan yang lebih stabil bagi enam miliar penduduk planet bumi. Karenanya Lembaga Multilateral seperti WTO, IMF dan lainnnya , yang selama ini eksis membentuk neoliberal harus bertanggung jawab merubah situasi tersebut. Harus ada kesepakatan yang telah dibuat untuk direformasi. Penyelesaian soal hutang negara ketiga harus segera dilaksanakan sebagai bagian dari program Humanitarian capitalism yang dijadikan pijakan oleh masyarakat kapitalis baru..

Itulah semangat dari Glonbal Sosial Demokrat sebagai oposisi dari kehadiran globalisasi. Karena terbukti neoliberal tidak memberikan yang terbaik sebagaimana konsep awalnya. Pertumbuhan ekonomi yang dikejar selama ini , ternyata menimbulkan imbalance, rusaknya linkungan hidup, Bencana global mengancam akibat global warming serta lahirnya budaya konsumerisme, individualisme. Kampanye tentang Global Social Demokrat telah berhasil mendapatkan dukungan luas dari elite negara dan dunia usaha, pakar ekonomi, seperti ekonom Jeffrey Sachs, George Soros, mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, sosiolog David Held, pemenang Nobel Joseph Stiglitz, dan bahkan Bill Gates, Warren Buffet. Program CSR ( Corporate Social Responsibility ) dicanangkan untuk terjadinya reformasi tatanan sosial dan ideologis dari kebusukan kapitalisme ..

Lahirnya Global Sosial Demokrat memang bercermin dari kesalahan Neoliberal sebagai sebuah konsep. Apa yang menjadi pesan dari Global Sosial Demokrat merupakan bagian dari falsafah Pancasila. Namun apapun itu yang menjadi mimpi tentang peradaban demokrat sosial tak akan bertahan lama—( seperti Neoliberal ) bila dasar berpijak masih sekuler. Karena yang mengikat manusia sebagai makhluk sosial adalah budaya dan Agama. Tanpa budaya dan agama, maka apapun sikap dan perbuatan , sebaik apapun, akan berujung kepada kekecewaan. Inilah yang tak disadari oleh penggagas Global Sosial Demokrat. Hingga keberadaanya tak mudah dilaksanakan. Kaum pencinta Neoliberal punya cara dan argumen untuk mematahkan itu.

Kita sebetulnya sudah berada pada landasan yang indah dan benar untuk membangun suatu bangsa. Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai dasar utama untuk membangun keadilan yang beradab, kesatuan, demokrasi dan keadilan sosial digali dari ruh Islam Hanya islam yang mampu mengurai kehidupan keseharian ( Hablumminannas ) menuju kesatuan dalam setiap sikap dan perbuatan untuk lahirnya kebaikan, kebenaran dan keadilan ( hablum minnallah ). Sebuah masyarakat sosial yang selalu duduk bersama untuk bermusyawarah demi lahirnya keadilan sosial bagi semua. Inilah cita cita pendiri negara kita, dan kini kita mendengar orang lain berbicara tentang Global Demokrasi Sosial. Hanya sebagian dari ruh pancasila namun gaungnya sangat besar didunia tapi di kita ruhnya ada didalam negara kita tapi jiwanya carut marut. Semoga kita menyadari ini semua untuk rahmat bagi alam semesta.

1 comment:

Lady Jane said...

Halo Semua, nama saya Jane alice seorang wanita dari Indonesia, dan saya bekerja dengan kompensasi Asia yang bersatu, dengan cepat saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua orang Indonesia yang mencari pinjaman Internet agar berhati-hati agar tidak jatuh ke tangan penipu dan fraudstars banyak kreditur kredit palsu ada di sini di internet dan ada juga yang asli dan nyata,

Saya ingin membagikan testimonial tentang bagaimana Tuhan menuntun saya kepada pemberi pinjaman sebenarnya dan dana pinjaman Real telah mengubah hidup saya dari rumput menjadi Grace, setelah saya tertipu oleh beberapa kreditor kredit di internet, saya kehilangan banyak uang untuk membayar pendaftaran. biaya. . , Biaya garansi, dan setelah pembayaran saya masih belurrm mendapat pinjaman saya.

Setelah berbulan-bulan berusaha mendapatkan pinjaman di internet dan jumlah uang yang dihabiskan tanpa mendapat pinjaman dari perusahaan mereka, maka saya menjadi sangat putus asa untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor kredit genue online yang tidak akan meningkatkan rasa sakit saya jadi saya memutuskan untuk Hubungi teman saya yang mendapatkan pinjaman onlinenya sendiri, kami mendiskusikan kesimpulan kami mengenai masalah ini dan dia bercerita tentang seorang pria bernama Mr. Dangote yang adalah CEO Dangote Loan Company.

Jadi saya mengajukan pinjaman sebesar (Rp400.000.000) dengan tingkat bunga 2% rendah, tidak peduli berapa usiaku, karena saya mengatakan kepadanya apa yang saya inginkan adalah membangun bisnis saya dan pinjaman saya mudah disetujui. Tidak ada tekanan dan semua persiapan yang dilakukan dengan transfer kredit dan dalam waktu kurang dari 24 jam setelah mendapatkan sertifikat yang diminta dikembalikan, maka uang pinjaman saya disimpan ke rekening bank saya dan mimpiku menjadi kenyataan. Jadi saya ingin saran semua orang segera melamar kepada Mr. Dangote Loan Company Via email (dangotegrouploandepartment@gmail.com) dan Anda juga bisa bertanya kepada Rhoda (ladyrhodaeny@gmail.com) dan Mr. jude (judeelnino@gmail.com) dan Juga Pak Nikky (nicksonchristian342@gmail.com) untuk pertanyaan lebih lanjut

Anda juga bisa menghubungi saya melalui email di ladyjanealice@gmail.com

Essay ekonomi Babo

Dalam teori ekonomi ada prinsip sederhana. Bahwa pertumbuhan ekonomi itu terjadi karena investasi. Dari investasi, mesin ekonomi bergerak m...